-
26
Aug
Setelah kita mengenal istilah tegangan, arus, dan hambatan sekarang lebih berkembang menjadi sebuah rumus. Bagaimanakah hubungan antara kuat arus, tegangan listrik dan hambatan tersebut? Seorang ahli fisika dari Jerman, George Simon Ohm pada tahun 1826 berhasil menemukan hubungan antara arus, tegangan dan hambatan tersebut. Rumus dalam teori dasar listrik yang disebut hukum ohm berasal dari sebuah percobaan dalam satu rangkaian listrik yang beliau lakukan.
Apakah yang dia temukan?
“Kuat arus listrik yang mengalir dalam suatu penghantar sebanding dengan beda potensial antara ujung-ujung penghantar pada suhu tetap.”
Sehingga dapat disimpulkan :
“Hasil bagi antara beda potensial (V) dan kuat arus (I) cenderung sama. Nilai hasil bagi (V) dan (I) tersebut adalah nilai penghambat atau resistan (R)”
Maka akan berlaku rumus :
R = V/I atau V = I x R
Yups Hukum Ohm adalah rumus listrik sederhana yang banyak dipakai dalam kehidupan sehari-hari.
Incoming search terms:
hukum ohm, teori hukum ohm, dasar teori hukum ohm, pengertian hukum ohm, teori dasar listrikBaca yang lain :
- Published by Em Zanu in: News
- If you like this blog please take a second from your precious time and subscribe to my rss feed!


3 Responses to “Teori Dasar Listrik – Hukum Ohm”
Thanks mas, anas jadi ngerti..
yang lengkap ada gak?????
Ternyata asik juga blajar fisika,
Leave a Reply