Trimpot dan Potensiometer, keduanya merupakan komponen dasar elektronika yaitu masuk kategori resistor variable. Resistor variable ialah resistor yang nilai hambatannya dapat diubah-ubah atau tidak tetap.
Trimpot dan Potensiometer yang nilainya tidak tetap, berubah dengan cara hambatan geser :
a. Trimpot
Resistor yang nilai hambatannya dapat diubah-ubah dengan cara memutar porosnya dengan menggunakan obeng. Untuk mengetahui nilai hambatan dari suatu trimpot dapat dilihat dari angka yang tercantum pada badan trimpot tersebut.
b. Potensiometer
Resistor yang nilai hambatannya dapat diubah-ubah dengan memutar poros yang telah tersedia. Potensiometer pada dasarnya sama dengan trimpot secara fungsional.
Incoming search terms:
trimpot,
potensiometer,
fungsi trimpot,
hambatan geser,
pengertian Trimpot none
Karakteristik berbagai macam resistor dipengaruhi oleh bahan yang digunakan. Resistansi resistor komposisi tidak stabil disebabkan pengaruh suhu, jika suhu naik maka resistansi turun. Kurang sesuai apabila digunakan dalam rangkaian elektronika tegangan tinggi dan arus besar. Resistansi sebuah resistor komposisi berbeda antara kenyataan dari resistansi nominalnya. Jika perbedaan nilai sampai 10 % tentu kurang baik pada rangkaian yang memerlukan ketepatan tinggi.
Resistor variabel resistansinya berubah-ubah sesuai dengan perubahan dari pengaturannya. Resistor variabel dengan pengatur mekanik, pengaturan oleh cahaya, pengaturan oleh temperature suhu atau pengaturan lainnya.
Secara teori sebuah resistor dinyatakan memiliki resistansi murni akan tetapi pada prakteknya sebuah resistor mempunyai sifat tambahan yaitu sifat induktif dan kapasitif. Pada dasarnya bernilai rendah resistor cenderung mempunyai sifat induktif dan resistor bernilai tinggi resistor tersebut mempunyai sifat tambahan kapasitif.
Incoming search terms:
karakteristik resistor,
sifat resistor,
karakteristik elemen listrik,
teori karakteristik elemen listrik,
karakter resistor 2 com
Komponen dasar elektronika yang digunakan untuk membatasi jumlah arus yang mengalir dalam satu rangkaian. Sesuai dengan namanya resistor bersifat resistif dan umumnya terbuat dari bahan karbon. Dari hukum Ohms diketahui, resistansi berbanding terbalik dengan jumlah arus yang mengalir melaluinya. Satuan resistansi dari suatu resistor disebut Ohm atau dilambangkan dengan simbol Ω (Omega). Read the rest of this entry…
Incoming search terms:
dasar elektronika,
komponen dasar elektronika,
komponen elektronika dasar,
resistor,
komponen elektronika one
Setelah kita mengenal istilah tegangan, arus, dan hambatan sekarang lebih berkembang menjadi sebuah rumus. Bagaimanakah hubungan antara kuat arus, tegangan listrik dan hambatan tersebut? Seorang ahli fisika dari Jerman, George Simon Ohm pada tahun Read the rest of this entry…
Incoming search terms:
hukum ohm,
teori hukum ohm,
dasar teori hukum ohm,
pengertian hukum ohm,
teori dasar listrik 3 com
Suatu penghantar umumnya berbahan logam, sehingga terdapat hambatan dalam kawat penghantar tersebut. Lalu berapa besarkah nilai hambatan pada suatu kawat penghantar?
Besar hambatan tergantung dari beberapa faktor yaitu jenis kawat penghantar, panjang kawat penghantar dan luas penampang kawat penghantar. Dalam teori fisika melakukan suatu percobaan dan diperoleh suatu kesimpulan, nilai hambatan suatu penghantar :
- Sebanding dengan panjang kawat penghantar
- Sebanding dengan nilai hambatan jenis logam
- Berbanding terbalik dengan luas penampang kawat penghantar
Sehingga diperoleh rumus :
R = p L/A
keterangan :
R = Hambatan
p = Hambatan jenis
L = Panjang kawat
A = Luas penampang kawat
Incoming search terms:
hambatan jenis kawat,
hambatan kawat penghantar,
hambatan kawat,
hambatan jenis kawat penghantar,
rumus hambatan 2 com