Dalam dunia sepak bola penggunaan kartu merah dan kartu kuning awalnya belum dikenal. Sebelumnya tidak ada kartu merah dan kuning dalam pertandingan sepak bola didunia. Inspirasi adanya kartu merah dan kuning muncul pada Piala Dunia 1966. Pada perempat final antara tuan rumah Inggris lawan Argentina. Wasit yang memimpin pertandingan itu berasal dari Jerman. Dalam pertandingan itu kapten Argentina melakukan pelanggaran keras dan wasit memutuskan untuk mengeluarkan kapten Argentina. Tapi kapten Argentina tidak mau keluar lapangan karena wasit itu menggunakan bahasa Jerman. Kemudian setelah pertandingan berakhir akhirnya tim Wasit pada saat itu berpikir harus ada komunikasi universal yang bisa langsung diketahui semua orang, ketika wasit memberi peringatan kepada pemain atau mengeluarkannya dari lapangan. Sehingga, wasit tanpa harus membuat penjelasan dengan bahasa yang mungkin tak diketahui pemain.

kartu merah dan kartu kuningKemudian salah satu wasit dalam pertandingan itu, Ken Aston. Dia mengusulkan agar wasit dibekali kartu kuning dan merah. Kartu kuning untuk memberi peringatan keras atau sanksi ringan kepada pemain yang melakukan pelanggaran. Sedangkan kartu merah untuk sanksi berat dan pemain yang melakukan pelanggaran berat itu harus keluar dari lapangan. Ide itu berasal dari lampu traffic light (merah, kuning, hijau). Ide itu diterima FIFA. Pada Piala Dunia 1970, kartu kuning dan merah untuk pertama kalinya digunakan.

Untuk warna hijau kenapa tidak digunakan saya sendiri belum tahu. hehehe. Informasi ini saya dapat dari apakabardunia.com

Incoming search terms:

kartu merah sepak bola, kartu kuning sepak bola, kartu kuning dalam sepak bola, pelanggaran dalam sepak bola, pelanggaran dalam permainan sepak bola

Baca yang lain :